Ratu Dewa Jadikan Palembang contoh penarikan zakat ASN

Puluhan imam tahfiz, duafa, anak yatim, dan usaha kecil di Kota Palembang mendapat bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Palembang.

Bantuan yang langsung diserahkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Ratu Dewa, Selasa (10/9/2019) dalam kegiatan Syiar Islam dengan tema Kebangkitan Zakat Menyongsong Emas Darussalam 2023 sekaligus menyemarakan tahun baru 1 Muharram di The Zuri Hotel Palembang ini, menjadi awal Kota Palembang menjadi contoh kabupaten dan kota lain penarikan zakat dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkot Palembang.

“Ada 15 ribu ASN di Lingkungan Pemkot Palembang sehingga dengan obyek sebesar itu bisa menjadi peluang untuk Baznas mengumpulkan zakat,” tegas Dewa.

Nah, bagi ASN yang enggan menlaurkan zakatnya melaui Baznas Kota Palembang, tentunya akan ada konsekuensi yang akan diterapkan.

“ Pemkot Palembang akan menjadi barisan terdepan agar penarikan Zakat di lingkungan ASN Pemkot Palembang dapat optimal,” ungkapnya.

Menurut Dewa,zakat dikalangan ASN di Palembang dapat mencapai 100 %, jika bisa dioptimalisasikan,bila setiap ASN menunaikan kewajibannya sebagai umat muslim

Oleh sebab itu, paparnya Pemkot berkomitmen menggerakan kebangkitan zakat, agar pemberdayaan ekonomi umat dapat berjalan.

Ketua Baznas Kota Palembang Saim Marhadan menjelaskan, Baznas Kota Palembang menggelar kegiatan Syiar Islam dengan tema Kebangkitan Zakat Menyongsong Palembang Emas Darussalam 2023.

Kegiatan ini untuk menyemarakan Bulan Muharram dengan berbagai kegiatan keagamaan.

Pada kesempatan itu diserahkam secara simbolis santunan imam tahfiz, duafa, anak yatim, dan usaha kecil. Kegiatan dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Palembang

TAGS: