Palembang - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang segera membentuk tim panitia seleksi (Pansel) untuk lelang jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang.

Pansel sendiri, terdiri dari pejabat Provinsi Sumsel, akademisi dan Sekda Palembang sendiri Harobin Mastofa yang sebentar lagi memasuki masa pensiun.

“Minggu depan lah kita mulai, tunggu panitia seleksi,” ungkap Sekda Palembang Harobin Mastofa, Jumat (1/2/2019) malam usai rapat internal di kediaman dinas Walikota Palembang.

Minggu depan pun, kata Harobin nama nama calon sekda inipun akan mulai bermunculan, setelah Pansel dibentuk.

Hanya saja Harobin belum mau menyebutkan nama nama siapa saja yang akan maju untuk mengisi jabatan tertinggi di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Palembang.

“Salah satunya adalah izin Walikota Palembang. Dan sampai sekarang belum terdengar siapa saja yang ASN yang berani memunculkan diri. Mungkin masih mempersiapkan diri,” ujarnya.

Selain ada izin dari Walikota, katanya calon sekda sendiri haruslah pejabat golongan IVB, pernah menduduki jabatan Esellon II ditempat yang berbeda dan menunjukkan dedikasi yang tinggi terhadap jebatan yang pernah diemban sebelumnya.

“Kita utamakan yang pernah menjabat dua kali ditempat yang berbeda. Intinya syaratnya standar-standar saja, sesuai dengan aturan,” terangnya.

Lebih lanjut disampaikan Harobin, selain harus memenuhi syarat administrasi, calon Sekda yang akan maju pada seleksi yang dibuka Pemkot Palembang, harus paham dengan manajement pemerintahan, dan masalah keuangan.

Karena Sekda adalah koordinator Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan harus menguasai semua bidang.

“Walikota tidak ingin main-main dengan Sekda yang akan maju. Dimana yang menggantikan harus lebih baik dari saya,” ulasnya.

Seleksi sendiri, sampainya dibuka terbuka untuk ASN di Provinsi Sumatera Selatan. Jadi, siapa saja memiliki kesempatan untuk mengikuti seleksi ini.

“Jadi kita buka seleksi ini untuk umum tapi tertutup Karena, kita ingin memberikannya kepada ASN potensial di lingkungan Pemkot Palembang dan ASN yang ada di Sumsel,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Harobin berharap siapapun yang akan mengisi jabatan itu, harus lebih baik dari dirnya. Karena masih banyak Pekerjaan Rumah (PR) yang masih harus diselesaikan.

Salah satunya adalah meningkatkan penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) yang harus terus ditingkatkan. “ Sekda kedepan harus bisa mendapatkan nilai SAKIP A minimal B+”, imbuhnya.