Palembang - PALEMBANG – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHL) Kota Palembang tahun ini akan menambah armada baru.

Kepala DLHK Kota Palembang, Faizal AR mengatakan, penambahan armada di tubuh DLHK perlu untuk penanganan sampah yang ada di metropolis, untuk meningkatkan daya kerja armada yang saat ini sudah ada.

“Dari alokasi anggaran yang sudah ditetapkan, armada penanganan sampah akan bertambah sebanyak 30 unit yang dananya full dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Palembang,” ungkapnya, Senin (7/1/2019).

Ia mengatakan, untuk di 2019 penambahan terdiri dari 15 dum truck dan 15 container. Dengan penambahan armada ini maka total armada sampah akan menjadi 137 unit menambah yang di tahun ini ada 107 unit.

Sumber lainnya, untuk penambahan armada selain dari dana APBD, pihaknya juga mengajukan bantuan dari pusat, meski hingga saat ini belum ada. “Kalau tahun ini kami dapat bantuan pusat, untuk tahun depan belum tahu, karena masih kita ajukan,” ujarnya.

Faizal menyebutkan, penanganan masalah sampah juga tak sebatas dari pentingnya penambahan armada, tapi juga jumlah pegawai pasukan kuning.

“Sesuai komitmen walikota, tahun ini kita juga akan tambah pegawai bahkan juga kenaikan gaji untuk kesejahteraan, apalagi memang untuk petugas sampah sudah lama belum ada kenaikan gaji,” jelasnya.

Prioritas penyelesaian masalah sampah di kota Palembang, lanjutnya perlu penanganan yang menyeluruh, seperti melakukan menajemen persampahan sehingga masalah sampah dari hulu ke hilir dapat tertangani. “Untuk menjawab masalah ini, kita tengah menunggu lanjutan soal penanganan sampah melalui sistem incenerator,” katanya.

Jika nantinya pembangunan proyek ini selesai, maka di yakini masalah sampah dapat diatasi, bukan hanya soal tumpukan, bahkan dari pembakaran juga dapat listrik