Palembang - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Palembang siap melayani pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) atau KTP anak. Masyarakat mulai bisa mengajukan permohonan pembuatan KIA ini pada 7 Januari mendatang.

Kepala Dukcapil Palembang, Edwin Efendi menjelaskan, sesuai surat edaran Sekda Kota Palembang Nomor 471.I/002593/Dukcapil/2018 perihal Penerbitan KIA yang ditujukan kepada seluruh Camat sekota Palembang.

“Kita sudah bisa melayani pembuatan KIA 7 Januari ini. Jadi bagi masyarakat yang ingin mengajukan permohonan dapat melengkapi persyaratan ke kecamatan masing-masing. Kalau sudah lengkap langsung ke Dukcapil,” ujar Edwin,  Kamis (3/1/2018).

Edwin menjelaskan, tahap awal pihaknya menyediakan 25.000 blanko KIA. Ia berharap masyarakat langsung melengkapi perayaratan KIA karena KIA menjadi identitas bagi anak. “Tujuannya untuk melindungi anak serta memberikan identitas bagi anak. Kalau sudah diterbitkan, sistem distribusi akan langsung dari kecamatan masing-masing. Kita mengimbau agar segera membuat KIA supaya kependudukan anak dapat tercatat,” katanya.

Ia menegaskan, permohonam pembuatan KIA tidak dipungut biaya atau gratis. “Jika ditemukan petugas nakal masyarakat segera melapor agar dapat kami tindaktegas, ” tegasnya.

Sementara itu terpisah Camat Ilir Barat (IB)  1 Asnawi mengatakan,  pembuatan KIA ini menindaklanjuti Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2016 tentang Kartu Identitas Anak (KIA).  Hal tersebut ditindaklanjuti dengan surat edaran Sekda Kota Palembang Nomor 471.I/002593/Dukcapil/2018 perihal Penerbitan KIA yang ditujukan kepada seluruh Camat sekota Palembang. “Tanggal 7 Januari 2019 ini kita sudah melayani permohonan pembuatan KIA,” ujarnya.

Asnawi menjelaskan,  prosesnya pengajuan permohonan KIA adalah dengan membawa berkas foto Copy KK, foto Copy Akte  Kelahiran Anak, foto Copy EKTP Suami dan Isteri dan foto Anak 2×3  sebanyak 2 lembar. “Pengajuan berkasnya disini. Namun prosesnya di Dukcapil. Proses pembuatannya 14 hari.  Dalam penerbitan Kartu Identitas Anak Gratis,” katanya.

Lebih lanjut Asnawi menjelaskan,  manfaat KIA antara lain sebagai bentuk pemenuhan hak anak, untuk persyaratan mendaftar sekolah. Kemudian untuk keperluan lain yang membutuhkan bukti diri si anak contohnya untuk data identitas membuka tabungan dibank, untuk mendaftar BPJS, dan proses identifikasi jenasah dengan korban anak-anak dan juga untuk mengurus klaim santunan kematian. Selanjutnya,  pembuatan dokumen keimigrasian.

“Masa berlaku KIA bagi anak usia kurang dari 5 tahun adalah sampai anak usia 5 tahun. Bagi anak usia diatas 5 tahun adalah sampai anak berusia 17 tahun kurang 1 hari,” tutupnya