Palembang - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang berencana membangun embung atau cekungan yang digunakan untuk mengatur dan menampung aliran air hujan.

Yang mana pembangunan embung atau cekungan ini nantinya memiliki dual fungsi, yaitu untuk pengendalian banjir dan juga mengatasi kekurangan air ketika musim kering.

“Ini merupakan kali pertama di Kota Palembang. Fungsinya nanti untuk mengantisipasi terjadinya kekeringan sekaligus banjir,” ungkap Kepala Dinas PUPR Kota Palembang, Bastari Yusak.

Bastari menjelaskan, rencananya pembangunan embung ini akan dilakukan di dua kecamatan yakni di Ilir Barat I dan Gandus, persisnya berada di Talang Kepu dengan menggunakan lahan seluas 100 hektar.

“Rencana itu saat ini masih dalam tahap pengkajian, menyusun detail engineering design (DED), kemudian dilanjutkan dengan studi kelayakan,” tuturnya.

Bastari mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan nilai investasinya, karena nilai ini perlu diperhitungkan. Namun dari sisi pendanaan, proyek ini akan dibangun dengan sistem sharing.

“Sistem nya nanti sharing, baik itu melalui APBD kota, provinsi dan juga APBN,” ujarnya.

Pengerjaan sen.diri akan memakan waktu dari 2020  sampai 2021 mendatang termasuk juga soal pembebasan lahannya,

“Untuk air baku pertama kali, kalau yang embung khusus untuk pengendali banjir kita sudah punya, yaitu danau yang berada di Jakabaring Sport City (JSC),” jelasnya.

Soal pembangunan embung ini, lanjutnya, sudah komitmen bersama, bahkan menjadi prioritas.

“Ini juga sudah dimasukan dalam RT/RW dalam RJPMD kota Palembang 2018-2023 dan pembangunan ini memang di butuhkan untuk menjaga ketersediaan ketika musim kering (kemarau dan juga pengendalian banjir dengan sistem pintu air ketika banjir akan bisa dialirkan kesini,” tutupnya.