Palembang - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang berencana mengadakan kelas pelatihan khusus bagi pelaku kerajinan atau sentra industri rumahan dengan tenaga ahli dibidangnya.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda saat meninjau sentra industri di Kelurahan Karya Mulya, Kecamatan Sematang Borang, Selasa (9/10/2018) pagi.

Diakuinya dirinya sangat antusias melihat warganya sangat aktif dalam meningkatkan perekonomiannya secara mandiri.

Oleh sebab itu, melalui Program Palembang EMAS Darussalam 2018-2023 pihaknya telah menyiapkan pinjaman modal tanpa bunga dan agunan bagi para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

“Kita akan dampingi mereka dengan membuat kelas pelatihan khusus yang didampingi tenaga ahli,” paparnya.

Fitri menjelaskan, pihaknya sendiri berniat untuk menjadikan setiap daerah atau kecamatan mempunyai sentra industri yang berbeda-beda.

Seperti di kawasan Kelurahan Karya Mulya ini, contohnya, pihaknya berencana akan menjadikannya sebagai sentra kerajinan rajutan.

“Lebih baik difokuskan kepada satu bidang sehingga nanti kita bisa membuat sentra kerajinan khusus sebagai ciri khas daerah tersebut. Kita juga akan buatkan galerinya, akan kita bantu dari modal, pelatihan hingga pemasarannya,” katanya.

Sementara itu, Ketua Sentra Kerajinan Cahaya Abadi RT 09 Kelurahan Karya Mulya, Setia Rini menambahkan, ada 12 ibu-ibu yang aktif dalam kegiatan ini.

Pihaknya berharap agar kedepan dengan adanya bantuan dari pemerintah dapat mengembangkan lagi kesempatan usaha yang tengah digeluti pihaknya.

“Sebelumnya hanya swadaya masyarakat. Jadi kami berharap dengan adanya bantuan pinjaman modal dan pendampingan dari pemerintah maka dapat memajukan perekonomian masyarakat di sini,” singkatnya.