Palembang - Kabar gembira bagi warga Talang Kelapa dan Karya Baru Kecamatan Alang Alang Lebar (AAL), karena bakal mendapat aliran gas dari Pemkot Palembang melalui PT SP2J sebanyak 1.500 jaringan rumah tangga.

Operasional jaringan gas alam tersebut akan mulai beroperasi pada tahun ini juga. Dimana pihak PT SP2J saat ini sedang proses melakukan perizinan.

Menurut Direktur Operasional PT SP2J Antoni Rais, masyarakat Talang Kelapa dan Karya Baru sudah 10 tahun terakhir mengusulkan minta dipasangkan jaringan gas kepada PGN.

Karena Pemkot Palembang memiliki BUMD yang bisa kelola gas rumah tangga, akhirnya diwujudkan untuk memasangkan jaringan gas rumah tangga di Kecamatan AAL tersebut.

“Tahun ini juga jaringan gas itu kita operasikan, ” ujarnya Antoni Senin (10/9) seusai melakukan rapat koordinasi di Kantor Walikota Palembang.

Antoni mengatakan, saat ini sudah ada 1.000 rumah tangga yang sudah mengusulkan pihaknya untuk dilakukan pemasangan jaringan gas.

Dimana biaya pasang jaringan tersebut sebesar Rp 3,5 juta dan bisa dibayar beberapa kali angsuran.

“Bayarnya kita berikan kemudahan beberapa kali angsuran, ” katanya.

Adapun anggaran yang dikucurkan untuk membangun Jargas di wilayah AAL sebesar Rp 3,2 miliar. Saat ini Kata dia, di Palembang sendiri sudah ada 6.000 jaringan gas rumah tangga yang dikelola oleh SP2J.

Angka ini diperkirakan akan terus bertambah. Sebab diwaktu bersamaan Kementerian ESDM sedang membangun jaringan gas sebanyak 4.314 jaringan di wilayah Seberang Ulu dan Jakabaring.

“Setelah dibangun bantuan ESDM itu juga kita yang akan kelola, ” katanya.

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Palembang Sulaiman Amin mengatakan, jaringan tersebut belum semuanya bisa mengakomodir seluruh warga di AAL.

Namun ke depan jaringan tersebut untuk akan terus dikembangkan. Untuk memenuhi kebutuhan gas rumah tangga. "Kita bangun jaringan, tahun berikutnya akan kita kembangkan terus, ” katanya