Palembang - Pulau Kemaro yang terletak di tengah Sungai Musi Kelurahan Sei Selincah Kecamatan Kalidoni, Rabu (28/2/2018) malam, seakan tidak mampu menahan gelombang manusia keturunan Tionghoa yang ingin merayakan Cap Go Meh.

Hadir  pada malam puncak peringatan rangkaian perayaan tahun baru Imlek bagi warga Tionghoa ini,Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H.Alex Noerdin, Pejabat sementara (Pjs) Walikota Palembang Akhmad Najib, Pangdam II Sriwijaya, Dandim, Kapolda Sumsel dan Kapolresta Palembang.

Menurut, Pjs Walikota Palembang Ahkmad Najib, perayaan Cap Go Meh, menunjukan kekayaan dan tingginya toleransi antar suku dan umat agama di kota tertua di Indonesia ini.

“Semua bergembira, bukan hanya masyarakat Tionghoa, namun dari semua kalangan masyarakat turut hadir kesini merayakan Cap Go Meh, ini menunjukkan keberagamaan semakin terasa indah,” katanya.

Cap Go Meh yang melambangkan hari ke- 15 dan hari terakhir dari perayaan tahun baru Imlek ini, kata Najib membuktikan Palembang adalah kota zero konflik.

“Belum pernah terjadi dan Insya Allah tidak akan terjadi kerusuhan antar etnis, suku dan umat beragama di Palembang, ini menunjukkan masyarakat Palembang cinta damai walaupun beragam,” tegasnya.

Nah, perayaan yang juga dihadiri banyak masyaraakat Tiong Hoa dari berbagai belahan dunia ini, menjadi barometer untuk mensukseskan perhelatan olahraga Asia Games bulan Agustus mendatang.

“Mri kita jaga kedamaian dan ketentraman di Palembang, agar pelaksanaan Asian Games berjalan dengan sukses,” ujar Najib.

Nah, keuntungan lain yang didapat selama perayaan Cap Go Meh, kata Najib juga menambah pendapatan masyarakat setempat.

“Terdapat ratusan pedagang disini, kapal ketek semakin banyak dibutuhkan sehingga berdampak terhadap berputarnya roda ekonomi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia perayaan Cap Go Meh Candra Husen menjelaskan, selama 15 hari perayaan cap gomeh, pengunjung pulo kemaro mencapai 80.000 setiap harinya.

“Ini semua ditunjang dengan fasilitas Pulau Kemaro yang semakin baik, terdapat beberapa penambahan dermaga bagi pengunjung jalur sungai dan penambahan lahan parkir bagi pengunjung melalui jalur darat, sehingga masyarakat semakin mudah dalam mencapai lokasi pulo kemaro,” jelasnya