Palembang - Tidak usah khawatir pegawai di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang tidak dapat kebagian parkir kendaraan saat akan mengurus keperluan ke Pemkot Palembang yang terletak di jalan Merdeka ini.

Saat ini, empat titik parkir yang luas dikhususkan untuk parkir kendaraaan, yakni di jalan Rumah Bari, tepat disamping gedung Pemkot Palembang, balai prajurit tepat dibelakang perkantoran Pemkot Palembang, dan pelataran depan dermaga point satu kawasan dengan Benteng Kuto Besak (BKB) dan halaman Museum Sultan Mahmud Badarrudin (SMB) II Palembang.

Keempat titik parkir yang disediakan inipun, setiap 10 menit sekali akan dilalui Shuttle Bus Rapit Transit Transmusi milik PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J) Palembang dengan layanan prima gratis.

“Lahan parkir di sini kita peruntukkan untuk masyarakat yang akan melakukan pengurusan di Kantor Walikota dan kantor-kantor dinas lainnya. Untuk kendaraan pegawai kita sudah siapkan tempat parkirnya, ” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Palembang Harobin Mustafa, Senin (29/1/2018) saat mencoba lauching pengoperasian Shuttle yang melayani rute pendek jalan Merdeka dan sekitarnya.

Pengoperasian Shuttle bus ini, guna menunjang pelayanan menyusul pemberlakuan larangan parkir kendaraan di sepanjang jalan Merdeka untuk memecah kemacetan yang kerap terjadi lantaran banyaknya parkir kendaraan dibahau jalan utama tersebut.

“Parkir di halaman kantor Sekretariat Daerah dan halaman kantor dinas hanya diperuntukkan untuk mobil kepala dinas dan sekretaris serta masyarakat yang hendak berurusan. Pengecualian hanya untuk ambulance Dinkes dan mobil Pemadam Kebakaran, sedangkan mobil pegawai lainnya silahkan parkir di kantong parkir yang telah disiapkan,” ujarnya.

Harobin menegaskan, pelaksanaan tertib parkir ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan tersedianya ruang parkir yang luas dan dekat, diharapkan mampu meningkatkan kepuasan masyarakat atas kinerja pelayanan Pemerintah Kota Palembang.

“Untuk pegawai kita sudah siapkan dua shuttle bus yang akan mengitari Kantor Walikota dan kantung-kantung parkir. Jadi pegawai jangan kuatir, yang akan ke Bapedda silahkan, akan ada bus setiap 10 menit sekali,” terangnya.

Sementara itu Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Zuryati menerangkan, Pemerintah Kota Palembang telah menyiapkan 4 kantong parkir kendaraan yaitu di samping Kantor Walikota, Balai Prajurit, BKB, dan Museum SMB II. Keempat kantong parkir tersebut dilalui shuttle bus Trans Musi yang disediakan khusus untuk menunjang pelaksanaan tertib parkir.

“Mulai hari ini (Senin 29 Januari 2018-red) tidak ada lagi kendaraan yang parkir di sepanjang Jalan Merdeka. Semua ASN harus mematuhi Surat Edaran Walikota Palembang tentang tettib parkir ini, bagi yang melanggar akan disanksi oleh Dishub sesuai aturan,” ujarnya.

Zuryati menambahkan, uji coba tertib parkir akan dilaksanakan dalam satu minggu untuk kemudian dilakukan rapat evaluasi.

Selama ujicoba ini disediakan dua unit shuttle bus Trans Musi yang menempuh rute halte Kantor Walikota di Jalan Bari menuju Jalan Sekanak, halte Bappeda, halte BKBPP, kemudian berbelok ke Jalan SMB II (RS AK Gani), halte portable Museum SMB II, kemudian berputar kembali melalui Monpera ke Jalan Merdeka, halte Pegadaian, dan kembali ke halte Kantor Walikota di Jalan Bari.