Palembang - Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pembangunan Jalan (PJ) Metropolitan BBPJN V, Demsi Saad mengungkapkan, pemerintah pusat bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang merencanakan akan membangun satu lagi Jembatan Fly Over (FO) untuk di simpang Angkatan 66 pada 2019 mendatang. Rencana pembangunan Fly Over simpang Angkatan 66 tersebut untuk mengurai kemacetan kedepannya.

"Fly Over di Simpang Angkatan 66, itu baru rencana dari Kementerian PUPR. Karena ini baru wacana untuk 2019 mendatang, maka kita belum bisa menyebutkan rincinya. Namun mengenai biaya, kalau nanti tidak dianggarkan pusat maka sudah semestinya Pemerintah daerah yang menganggarkan," ungkapnya, Minggu (19/11).

Seperti diketahui, ditahun ini saja, Pemkot bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel dan Pemerintah pusat juga tengah melaksanakan pembangunan FO untuk di Simpang Bandara SMB II dan Simpang Keramasan. Demsi mengatakan, dimana pembangunan kedua FO ini ditarget bakal selesai pada 30 Maret 2018 mendatang.

"Sejauh ini tidak ada kendala yang berarti hanya saja untuk FO di Simpang Bandara itu bakal sedikit molor karena adanya perebutan lahan waktu itu, maka saat ini tengah dilakukan pembebasannya, jadi akan sedikit mundur sekitar satu setengah bulan. Sedangkan untuk di Keramasan, sama sekali tidak ada kendala, yang mana pembebasan lahannya sudah dilakukan pemprov dan Pemerintah pusat," jelasnya.

Terkait pembangunan FO untuk di Simpang Keramasan, ia menuturkan, sejauh ini peogres pembangunan ini sudah mencapai 58 persen untuk keuangan dan fisiknya telah mencapai 65,6 persen.

"Ini dikerjakan oleh PT Waskita Karya dengan target penyelesaian pada 30 Maret 2018. Progres ini bakal menghabiskan total dana sekitar  236 M, pembangunan di tahun 2016 itu sudah habis sekitar 66,9 M sedangkan 2017 ini sudah 114,9 M," rincinya.

Ia menambahkan, FO Simpang Keramasan ini memiliki panjang 650 Meter. Saat ini, progres tengah dalam tahap pengerjaan lantai jembatan sebanyak 2 span lagi dari 7 span yang ukurannya lebih kurang 20 meter. "Tidak ada masalah sesuai target. Konsepnya sama dengan FO Simpang Bandara cuman ini lebih panjang saja," ujarnya.

Sementara itu, terkait rencana ini, Walikota Palembang, Harnojoyo mengatakan, ia membenarkan rencana tersebut. Hanya saja untuk rincian dana dan lain sebagainya, Harno menerangkan, hal ini tentu membutuhkan pembahasan lebih jauh lagi.

"Rencana pembangunan FO untuk Angkatan 66 memang ada, rincinya kita belum tahu. Yang jelas itu sudah direncanakan di Pemerintah pusat, mengenai dana itu sudah dianggarkan di sana. Jadi tidak memungkinkan apabila pembangunan nanti akan menggunakan APBD, sebab APBD kita juga terbatas," katanya.