Palembang - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang akan menambah fasilitas kendaraan pengangkut sampah. Hal itu di sampaikan oleh kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Palembang. Dimana pengadaan ini akan dimasukan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) di 2018 mendatang. Kepala DLHK Kota Palembang, Faizal AR mengungkapkan, tak tanggung-tanggung, kendaraan pengangkut sampah itu nanti merupakan mobil angkutan sejenis Fuso sebanyak 3 unit.

"Walikota Palembang sudah berkomitmen untuk pengadaan kendaraan pengangkut sampah, 3 unit Fuso di APBD 2018 mendatang," ungkapnya, saat diwawancarai Rabu (11/10).

Menurut Faizal pengadaan jenis angkutan sampah ini guna memaksimalkan persiapan jelang Asian Games 2018 nanti. Namun disamping itu, ia tak memungkiri, jumlah mobil sampah yang ada saat ini masih sangat kurang untuk mem-back up semua sampah yang ada di Kota Palembang.

"Untuk perharinya sampah yang dihasilkan di Palembang sendiri mencapai 800 hingga 900 ton/hari Senin sampai Jum'at. Nah, kalau hari Sabtu, Minggu dan libur itu bisa mencapai 1 ton. Untuk jumlah sampah yang ada saat ini, sebenarnya sudah tidak memungkinkan rasionya. Terhitung untuk melayani pasar saja yang ada di Palembang saja itu mencapai 35 unit mobil, dari mobil yang tersedia saat ini berjumlah 103 unit, satu diantaranya juga sedang rusak," jelasnya.

Meski demikian, pihaknya terus berusaha untuk memaksimalkan kinerja. Selain itu, beberapa waktu lalu DLHK juga telah mengajukan penambahan jumlah mobil angkutan sampah ini ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI untuk tahun 2018 mendatang.

"Sesuai rapat dengan KLHK di Bandung beberapa waktu lalu, kemungkinan besar Palembang akan mendapatkan paling tidak 5 unit mobil pengangkut sampah 2018 mendatang," jelasnya.

Selain itu, sambungnya, dalam persiapan menuju Asian Games 2018 mendatang, pihaknya juga terus melakukan penataan untuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) baik itu yang ada di TPA Sukawinatan dan TPA Karya Jaya.

"Sementara ini kita fungsikan dan maksimalkan yang ada dulu yakni di TPA Sukawinatan, kalau nanti sudah kelebihan muatan baru kita alihkan ke TPA Karya Jaya. Tapi sekarang ini TPA Karya Jaya juga sudah siap dan bisa dioperasionalkan, hanya saja kita masih maksimalkan dulu Sukawinatan, pokoknya kita tata lah agar sampah tidak meluber," pungkasnya.