Palembang - Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Palembang, Sulaiman Amin mengungkapkan, progres penyelesaian akses jalan untuk Jembatan Musi IV dan Musi VI mulai di lakukan. . Menyusul percepatan pembangunan kedua jembatan tersebut mulai dilakukan.

“Untuk tahun ini, kita akan mulai menggarap penyelesaian akses jalan yang ada di kawasan Seberang Ulu (SU). "Progres ini mulai kita garap sesuai dengan arahan pak wali, apalagi anggarannya juga sudah tersedia untuk di wilayah bagian ulu," ungkapnya, usai melaksanakan rapat pembahasan akses jalan Jembatan Musi IV dan VI di Balai Kota Setda Palembang, Senin (9/10).
 
Sulaiman menjelaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang akan menginventarisasi mana saja yang masih menjadi kendala. Terlebih lagi, pihaknya dan Satuan Kerja (Satker) menargetkan, masalah akses jalan di Seberang Ulu harus selesai tahun ini.
 
"Masih tahap awal, baru pemetaan nanti akan diumumkan berapa persil totalnya, belum pasti. Mengenai adanya kepemilikan ganda nanti akan di cek dari kecamatan akan dilakukan juga mediasi jangan sampai mengganggu," katanya.
 
Sementara itu, Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksana Jalan (PJ) Metropilitan BBPJN V, Demsi Saad merincikan, total anggaran yang dikeluarkan untuk akses jalan Jembatan Musi IV berasal dari APBD Sumsel untuk 876 meter dan 160 persil sebesar Rp 94 miliar. Terhitung dari Jalan KH. Azhari hingga ke Jalan Ahmad Yani Seberang Ulu (SU).
 
"Sedangkan untuk Musi VI, ada sebagian sekitar 700 meter itu didanai dari APBD Sumsel total Rp 96 miliar, dari Jalan Faqih Usman sampai KH. Wahid Hasyim. Dihitung seluruhnya itu mencapai total 2,96 kilometer hingga ke Jakabaring sebanyak 170 persil. Jadi yang sisanya 2,2 kilometer itu dibebaskan melalui dana APBN dengan total Rp 60 miliar," sebutnya.
 
Ditambahkan Demsi, sejauh ini tidak ada kendala berarti yang dihadapi tim Satker di lapangan. "Kalau progres pembangunanya sejauh ini sudah mencapai 49,4 persen. Itu diluar pembebasan akses jalan saja," tukasnya