Palembang - Kepergian Edward (35) sebagai kepala keluarga driver online yang meninggal akibat dugaan pembunuhan cukup memukul perasaan keluarganya, utamanya istri dan kedua anaknya.

Terlihat saat prosesi pemakaman almarhum di komplek pemakaman cinde welan (23/8), sang istri Noviana Zaini dan anak-anaknya (Cantika dan Farhan) tidak berhenti menangis, meluapkan kesedihan yang mendalam dihadapan jenazah edward dan dihapan ratusan pelayat lainnya. 
 
Walikota Palembang H. Harnojoyo yang saat itu berada di lokasi pemakaman turut memberikan semangat kepada keluarga korban. Harnojoyo mengajak keluarga korban untuk mengambil hikmah dari musibah yang terjadi dan terus mendoakan almarhum agar diterima di sisi Allah SWT. 
 
"Kepada Keluarga korban semoga diberikan ketabahan, ambil hikmah dari musibah ini, mari kita doakan almarhum agar diterima di sisi Allah SWT, diterima seluruh amal ibadahnya, dan diampuni dosa-dosanya" Ujar Harnojoyo kepada keluarga korban. 
 
Usai prosesi pemakaman dan memberikan sambutan, Harnojoyo langsung menghampiri keluarga korban dan menyalaminya sembari memberi semangat. 
 
Harnojoyo tidak bisa menahan rasa harunya, bahkan saat menyalami anak-anaknya, cantika dan Farhan, Harnojoyo tak kuasa ikut meneteskan air mata dan langsung memeluk keduanya. 
 
Sontak para pelayat yang lain turut terbawa suasana haru. 
 
"Yang sabar ya, papa sudah tenang di surga, adek harus tetap semangat, semangat belajar, semangat sekolahnya" Ujar Harnojoyo kepada keduanya. 
 
Sang anak turut menangis, utamanya farhan yang baru berusia 5 tahun, sembari memanggil papanya yang sudah terkubur di liang lahat. 
 
Istri korban Noviana Zaini disela-sela isak tangisnya tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada Walikota Palembang atas kehadiran dan kepedulian terhadap almarhum suaminya. 
 
"Terimakasih pak Walikota atas perhatian bapak, doakan kami bisa tabah dan tegar mengahapi musibah ini, dan kepada pihak kepolisian agar cepat memproses dan menemukan pelakunya" Ujar Noviana Zaini