Palembang - Mendapat piala Adipura untuk ke- 11 kalinya secara berturut turut menjadi tolak ukur Walikota Palembang mengajak masyarakat lebih menjaga kebersihan di Kota Palembang.

Terlebih anak sungai yang saling berhubungan dengan sungai yang lain yang bermuara di Sungai Musi menjadi program yang akan dientaskan mengembalikan fungsi anak sungai sebagaimana mestinya.

“Apo balekke  bae Adipura kalu masih galak ngotori sungai, malu kito kalu sungai kito masih kotor,” kata Harnojoyo, Minggu ( 13/8/3017) saat melakukan gotong royong kebersihan di Sungai Rambutan Kelurahan Karang Jaya Kecamatan Gandus Palembang.

Sungai di Palembang ini, kata Harnojoyo kalau melihat sejarahnya saling berhubungan antar satu sungai dengan sungai yang lain sebagai sarana jalur transportasi masyarakat.

Hanya saja sekarang mulai hilang fungsinya, karena tidak terjaga, untuk itu masyarakat juga mempunyai tugas untuk menjaga kebersihan sungai.

” Harus bersama menjaga kebersihan lingkungan terlebih sungai yang ada,” ajak Harnojoyo.

Sungai Rambutan ini, kata Harnojoyo terhubung langsung dengan Sungai Lambidaro dan Sungai Sekanak.

“Kita akan kembalikan fungsi Sungai Sekanak nantinya sehingga terhubung dengan sungai yang lainnya secara perlahan tapi masyrakat jangan mengotori sungai,” tegasnya.

Salah satu cara mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai ini, peranan tokoh masyarakat dan tokoh agama harus berperan aktif untuk mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai.

“Kita mengajak masyarakat dalam setiap rumah dan lingkungan dalam jarak radius beberapa meter untuk tidak membuang sampah. Walaupun harus membuang sampah harus disiapkan tempat khusus dalam kresek yang dikumpulkan disuatu tempat dan petugas kita yang mengangkutnya. Jadi jangan buang sampah di sungai,” tegasnya.