Palembang - Proyek pembangunan Intake Ogan dan Instalasi Pengelolaan Air (IPA) dikawasan Seberang Ulu (SU) kota Palembang resmi dimulai Jumat, (14/7/2017). Ditandai oleh pemasangan tiang pancang paku bumi oleh Walikota Palembang Harnojoyo. Pembangunan intake Ogan 2 serta IPA Ogan 2 yang memiliki kapasitas sekitar 1.200 L/detik dan IPA Ogan 500 L/detik.

“Pertengahan tahun 2018 pembangunan Intake Ogan dan IPA di SU ini sudah rampung,” kata Harnojoyo.

Pembangunan ditargetkan selesai pada Mei 2018 mendatang ini, kata orang nomor satu di Kota Palembang, bagian ulu Kota Palembang akan mengalir air bersih selama 24 jam.

“Jadi kebutuhan air bersih bagi masyarakat kota Palembang ini tidak akan sulit, terlebih bagian ulu kota ini,” tegasnya.

Terlebih kawasan Jakabaring yang menjadi kebutuhan mendasar air bersih untuk setiap venue di tempat perhelatan olahraga Asian Games 2018 mendatang ini akan tercover.

“Pokoknya Asian Games itu air bersih untuk kawasan Jakabaring dan sekitarnya ini sudah tercover semuanya. Kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi dalam mendapatkan air bersih,” katanya.

Ia menjelaskan, jumlah pelanggan yang ada di kawasan SU ini diketahui berjumlah 60 ribu lebih yang terdaftar di Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Musi Palembang, dengan selesainya pembangunan Intake dan IPA ini nanti, 40 ribu pelanggan bisa segera mendapatkan aliran air bersih yang bersumber dari Sungai Musi.

“Kedepannya kita berharap bisa membangun lagi dengan kapasitas yang lebih besar bahkan bisa mencukupi kebutuhan hingga 80 ribu pelanggan. Diketahui kebutuhan aliran di kawasan Ulu ini sekitar 800 L/detik dan sudah terpakai 300 L/detik jadi kita masih punya cadangan 200 L/detik dengan begitu kita perkirakan ini bisa menjamin kebutuhan air bersih hingga 2023 nanti,” tuturnya.

Ditempat yang sama, Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Musi Palembang, Cik Mit menambahkan, adanya penambahan ini berkapasitas minimun 1.200 L/detik. Namun jika di optimalkan bisa mencapai 1.300 hingga 1.400 L/detik dimana ini berarti Intake dan pelanggannya bisa langsung terkoneksi. “Prediksi kita dengan penambahan ini nanti pelayanan kependuduk bisa dilakukan selama 24 jam,” singkatnya.