Palembang - Palembang- Kebakaran di pemukiman padat kembali terjadi, kali ini di Jalan KH Wahid Hasyim, Lorong Semendawai I, Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang, Kamis (8/6) sekitar pukul 16.00. Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, hanya saja satu orang lelaki dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palembang BARI dikarenakan kesetrum saat memadamkan api.

Bahkan, akibat dari kebakaran itu sembilan rumah semi permanen yang berbahan dasar kayu ludes dilalap si jago merah.

 
Berdasarkan data dihimpun, peristiwa tersebut berawal ketika Rido (4) sedang bermain pemantik korek api bersama kakak perempuannya Suci (7) di dalam kamar rumahnya. 
 
"Nah, saat itu pemantik yang dimainkan adik saya itu terkena kasur dan langsung terbakar," ucap Suci saat ditemui di lokasi kejadian sambil menangis ketakutan. 
 
Lebih lanjut, ia mengatakan melihat api yang membesar dirinya langsung menjerit minta tolong. "Apinya langsung besar pak, saya keluar memanggil ibu saya yang lagi di belakang," tuturnya. 
 
Ditambahkan Rika (44) ibu kandung keduanya. Ia saat itu sedang memasak di dapur dan tidak mengetahui kedua anaknya bermain api didalam kamar rumahnya.
 
"Anak saya jerit minta tolong, saya masuk ke dalam kamar dan melihat api sudah besar. Lantas saya pun langsung menyelamatkan anak saya itu pak, ini sampai rambut saya terbakar," tuturnya. 
 
Pantauan Koran Kito di lapangan, sempitnya jalan menuju lokasi kebakaran membuat mobil Dinas Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PBK) Kota Palembang kesulitan mendatang​i TKP.
 
Kendati demikian, dua unit pompa air diterjunkan untuk memadamkan titik api, tak sampai satu jam api berhasil dipadamkan oleh warga dibantu petugas PBK Kota Palembang.
 
Kapolsek SU I Palembang Kompol Mayestika Hidayat membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, pemilik rumah tempat asal api sudah diamankan di Polsek SU I Palembang untuk dimintai keterangan.
 
"Api sudah berhasil dipadamkan, ada sembilan rumah yang terbakar. Diduga api berasal akibat kelalaian anak pemilik rumah yang bermain pemantik. Tidak ada korban jiwa, hanya saja ada satu dibawa ke rumah sakit karena kesetrum," tutupnya