Palembang - Sebanyak 400 kader poyandu mengikuti Jambore Kader Posyandu Tingkat Kota Palembang 2017. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Walikota Palembang, Harnojoyo di aula serba guna Asrama Haji Palembang Selasa (16/5/17). Dikatakan Horno, melalui kegiatan ini diharapkan dapat membuka wawasan, membuka keterampilan, mengali potensi, menjalin silaturahmi, dan meningkatkan prestasi Kader Posyandu.

 

Terkait komitmen terhadap kesehatan, Pemerintah Kota Palembang telah menganggarkan dana kesehatan lebih besar dari ketentuan pemerintah pusat, yakni di 2017 dianggarkan sebesar 14,5 persen dari APBD Kota Palembang.

 Sedangkan aturan pusat hanya 10 persen dari APBD. Selain itu, Pemerintah Kota Palembang, memiliki tiga Puskesmas Terkareditasi Paripurna, yang mana puskemas ini sudah dilengkapi dengan peralatan lengkap sehingga bisa rawat inap. Serta Puskemas Pembantu (Pustu) telah dilangkapi dengan dokter.

 “Ada 70 lebih dokter, yang berjadwal bertugas di Pustu. Mereka bergiliran,” sebut Harno.

Dalam kesempatan itu juga, tak lupa Harno mengajak seluruh Kader Posyandu untuk peduli lingkungan. Seperti yang telah dicontohkan Pemerintah Kota Palembang melalui gotong royong kebersihan setiap akhir pekan.

“Hal ini sangat penting, mari besama-sama kader posyandu untuk cinta lingkungan. Kita sering sampaikan jangan egois, bahwa ada orang ke depan yang akan melanjutkan kehidupan, yakni anak dan cucu. Jangan sampai karena prilaku kita lingkungan rusak, dulu sungai bisa untuk minum, tempat ikan, dan tempat transportasi. Sekarang airnya kotor, sungai bukan tempat transportasi lagi, justru jadi bebas tenaga dan biaya, sebab tidak murah untuk normalisasi sungai. Karena kita harus menghormati lingkungan,” jelas dia. Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, dr Letizia mengatakan ada dari 10 Puskemas Terkareditasi Paripurna di Indonesia, tiga diantaranya ada di Palembang, meliputi Puskemas Dempo, Puskemas Alamg-AlangLebar dan Puskemas Plaju.

“Tahun lalu dapat 11 Puskemas terakreditasi, antara lain tiga Puskemas Terakreditasi Paripurna, tiga Puskemas Terakreditasi Utama, dan lima Peuskemas Akreditasi Madya. Paripurna adalah yang paling tinggi. Tahun 2017 terget 16 Puskesmas Terkareditasi, September sudah penilian dari Kementerian Kesehatan. Saat ini persiapan sudah mencapai 70 persen. Sedangkan tahun 2018, semua Puskemas sudah harus sudah terakreditasi untuk menunjang Asian Gemas 2018,” ulasnya.