Palembang - Ada cuko pasti ada pempeknya. Makanan khas Palembang ini emang tak diragukan lagi kelezatannya. Tak heran kalau pempek menjadi salah satu makanan terfavorit di nusantara. Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Pariwisata Kota Palembang menyuguhkan berbagai kreasi pempek melalui Keraton Kuto Besak Culinary Festival, di halaman Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, Sabtu (29/4/17).

Pastinya, festival ini bertujuan untuk mempromosikan makanan khas bumi Sriwijaya. Dengan terus memperkenalkan olahan ikan ini.

Selama ini Pempek masih berada diurutan tiga besar di bawah kedua makanan tersebut.
Disana, pempek-pempek disajikan dengan berbentuk unik, seperti bintang-bintang kerucut, atau bunga.

Pempek tersebut berwarna-warni, mulai putih, merah, ungu, hijau, dan kuning. Pempek berbagai ukuran makanan khas Palembang tersebut dibentuk kerucut layaknya tumpeng nasi pada umumnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Isnaini Madani mengatakan pempek dalam festival ini berwarna warni karena dikreasikan dari sayur-sayuran dan buah serta dibentuk tumpeng supaya lebih menarik lagi. Ke depan tumpeng tidak hanya dari nasi kuning, tetapi bisa juga dari pempek yang disusun.

“Biasanya anak-anak di Palembang susah makanan sayur, tapi kalau pempek mau. Pempek yang ini memberikan manfaat tambahan dari kandungan alami sayuran,” jelas dia usia pembukaan festival kuliner tersebut.

Selain itu, dengan mengunjungi festival ini, wawasan masyarakat tentang kuliner khas Palembang, khususnya pempek semakin bertambah. Sebab, dalam acara tersebut, masyarakat dapat belajar bagaimana cara membuat pempek yang baik, cara mengemas, mengkerasikan dan pengenalan bahan tambahan baru, hingga higienitas, misalnya masak pempek menggunakan celemek.

“Dengan adanya added value (nilai tambah) ini, diharapkan pempek ke depan dapat naik keperingkat pertama, sebagai makanan terfavorit di Indonesia,” tuturnya.

Sementara, Wali Kota Pelambang, Harnojoyo menyebutkan kreasi pempek, sedemikian rupa, cantik dan menarik dibuat tumpeng. “Makanan ini makanan yang terkenal dan bagus, saat ini dinobatkan di urutan ke- 3 makanan terfavorit. Pemerintah Kota Palembang terus mempromosikan pempek, karena tidak hanya infrastruktur, tetapi juga makanan khas, tentu dalam rangka mensukseskan Asian Games 2018,” ungkapnya.

Tambahan informasi buat kamu nih, festival ini diikuti oleh 200 peserta, meliputi Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelaku usaha, pelajar, mulai dari SMP, SMA hingga mahasiswa, dan umum, dengan sembilan jenis perlombaan, antara lain, lomba membuat tumpeng dari pempek, membuat pempek besar dengan peserta laki-laki dari OPD, kreasi makanan srikaya, dan membuat logo Asian Games dari makanan khas Palembang. (*)