Palembang - Wali Kota Palembang Harnojoyo mengharapkan Palembang jadi kota rujukan bagi daerah lain di Indonesia terkait gotong royong. “Ya. Kita maunya Palembang jadi tempat studi banding, jadi barometer kota yang berhasil menggerakkan gotong royong secara massal,” ujar Harnojoyo, dibincangi di sela-sela meninjau kegiatan gotong royong di Komplek Sangkuriang, Kelurahan Sako Kecamatan Sako. Minggu (23/4/2017).

Selain itu Harno juga mengharapkan agar masyarakat selalu menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing agar palembang tetap indah dipandang.

Gotong royong bersama pejabat pemerintah, relawan dan kebersihan, serta masyarakat, ini telah digalakkan dan dipimpin langsung Harnojoyo sejak 1,5 tahun lalu.

Sudah ratusan sungai dan anak sungai serta drainase yang dibersihkan. Kegiatan setiap Minggu pagi itu dilaksanakan secara serentak di seluruh kelurahan di Palembang.

Manfaatnya terasa. Selain lingkungan bersih, banjir karena anak sungai dan drainase tersumbat sampah juga mulai berkurang. Lebih penting lagi, masyarakat mulai peduli dengan lingkungan.

“Beberapa kali gotong royong, ada warga yang rela menghibahkan tanahnya utuk dijadikan saluran air. Ini sangat kami apresiasi sekali,” ujar Harnojoyo.

Ia mengharapkan semua pihak peduli akan lingkungan. Kepada pejabat di lingkungan Pemkot Palembang, Harnojoyo mewanti-wanti agar tidak mangkir gotong royong tanpa alasan jelas.

“Kita sudah komitmen dengan program gotong royong. Sudah kita buat perda-nya. Saya harapkan semua pejabat bisa hadir gotong royong.” (*)