Palembang - Pemerintah Kota Palembang berencana menambah Bungalow di Pulau Kemaro. Hal ini diungkapkan Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda, saat berkunjung ke tempat itu, Rabu (19/4/2017). “Sekarang sudah ada 10. Rencananya kita tambah 20 bungalow lagi, serta fasilitas pendukung. Seperti ruang pertemuan, restoran, wahana permainan anak, maupun jet ski,” ujar Fitrianti.

Untuk jet ski, malah sudah ada empat unit, termasuk grasi disediakan di tempat itu. Tapi, karena 10 Bungalow belum beroperasi, jet ski belum diparkir di sana.

Fitrianti mengatakan, 10 Bungalow yang saat ini berdiri di lahan seluas 23 hektare itu diharapkan bisa menarik minat wisatawan. Apalagi pemandangan di lokasi itu bagus, dengan hamparan sawah dan Sungai Musi.

“Lokasi ini tepat sekali dijadikan salah satu destinasi wisata, atau tempat liburan di pinggiran sungai. Saya lihat juga daerah sekitar sini, bisa dimanfaatkan untuk bercocok tanam padi, sehingga terlihat lebih alami, dan asri,” kata Fitrianti.

Ia menilai, 10 bungalow yang sudah ada saat ini kondisinya masih bagus, kendati perlu sedikit perbaikan.

“Kami maklumi karena memang belum ditempati,  jadi kurang terawat. Untuk air pompanya butuh perbaikan, tapi tidak ada kendala, apalagi ini pinggir sungai. Untuk listrik aman. Saya lihat tinggal tambah sedikit-sedikit saja, sudah bisa di buka, dan bisa dikomersilkan. Dekat-dekat Asian Games 2018 kita usahakan dilaunching,” Fitrianti menjelaskan.

Sedangkan sarana untuk menuju destinasi wisata tersebut, dapat dijangkau dengan dua akses, yakni pertama mengunakan kapal dari dermaga Benteng Kuto Besak, kedua, dari Jalan Initrub di kawasan Pusri.

Ia mengatakan, perlu ada investor atau pihak ketiga untuk pengelolaan 10 Bungalow ini.

Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Palembang, Raimon Lauri, mengatakan, saat ini ada dua perusahaan yang tertarik mengelola bungalow di Pulau Kemaro. Yakni PT Titan dan Group Artha Graha yang memang bergerak di bidang pariwisata.

“Beberapa waktu lalu, mereka sudah melakukan pemaparan langsung dengan Wali Kota. Saat ini mereka tinggal menunggu regulasinya,” ujar Raimon.

Ia menyebutkan, saat paparan tersebut, dua perusahaan tak hanya mengelola bungalows, tapi juga akan berinvestasi dengan menambah fasilitas.

“Seperti membangun taman bermain. Bahkan menambah jumlah bungalows dan fasilitas lain. Kita harapkan rencana investasi ini segera terwujud,” kata Raimon. (*)