Palembang - Ada puluhan wanita cantik yang berkumpul di bawah tenda tak jauh dari Taman Kota Kambang iwak. Atau posisi pasnya berada di halaman Rumah Dinas Wali Kota Palembang. Siapa mereka? Meraka adalah para Kartini modern. Yang mana mereka merupakan para wanita hebat berkiprah untuk kemajuan kota Palembang.

Selain di antara mereka menjadi bagian dari roda  Pemerintahan Kota Palembang, dan  sebagian besar lagi  merupakan sebagai rahasia suksesnya para pria yang bekerja melayani  masyarakat di kota tersebut.


Siapa lagi kalau bukan pejabat berkelamin wanita di Kota Palembang  dan istri-istri  para pejabat, mulai dari camat, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Staff Ahli, Asisten Wali Kota, Sekda Kota Palembang, dan Wali Kota Palembang.


Di sana,  tak sekedar kumpul dan makan-makan saja. Mereka berkumpul mengajak masyarakat untuk mengenang jasa pahlawan emansipasi wanita Indonesia, yakni RA Kartini.

Tokoh wanita yang wafat tak berselang lama usia melahirkan ini telah menginpirasi banyak perempuan Indonesia untuk berkarir cemerlang, berpendidikan tinggi dan berkiprah di tengah masyarakat.


Adapun salah satu cara yang mereka lakukan untuk mengenang jasa wanita asal Jepara,  dengan menggelar pertunjukan  fashion show, dan paduan suara, serta  bazar dari 16 kecamatan se-Kota Palembang, yang meliputi; Darmawanita, PKK dan umum.


Sedangkan untuk fashion show, puluhan model yang tak lain pejabat dan istri pejabat,  mereka berbalut busana kebaya dengan berbagai model melenggak-lenggok di  teras Rumah Dinas  yang disulap menjadi cat walk.

Meski pun bukan model profesional, penampilan para Kartini modern tersebut sangatlah menghibur dan memukau.


Bahkan, Wali Kota Palembang, Harnojoyo nampak sangat menikmati acara yang mengusung tema,  "Melalui Peringatan Kartini Kita Lestarikan Busana Budaya Kebaya Kartini Sebagai Indentitas Budaya Bangsa".


Lelaki yang mempersunting si cantik Silviana, sangat mengapresiasi peringatan Hari Kartini tersebut. Menurutnya, selain sebagai identitas bangsa, kebaya sangatlah bagus. Maka bila dipakai oleh wanita,  kian terpancarlah kecantikannya.
"Wanita yang pakai kebayak akan terlihat lebih cantik dan anggun," ucap Harno, Kamis (20/4/17).


Namun, yang terpenting mengamalkan amanat Kartini. Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda mengatakan Kebaya pakaian yang dipakai Kartini, tetapi bukan hanya meniru pakaiannya saja, tapi dijadikan sebagai memomentum untuk belajar, dan memajukan diri.
"Tunjukan bahwa wanita itu bisa," ujarnya penuh semangat.


Ia menuturkan, wanita sebagai ibu, sebagai istri, dan juga sebagai pekerja harus menjalankan tugas sebaik-baiknya. Harus seimbang antara karir dan tugas utama mendidik, mengasuh dan mengurus keluarga. Hal tersebut sebagaiman yang ia alami.
"Jangan sampai menyahali kodrat," Pesannya