Palembang - Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan mencanangkan Gerakan Tanam (Gertam) Cabai di pekarangan rumah. Hal tersebut untuk mengatasi harga cabai yang kerap melambung tinggi. Wali Kota Palembang, Harnojoyo mengatakan kami menyambut baik gerakan ini. Selain untuk memenuhi kebutuhan cabai segar, juga dapat menambah penghasilan.

"Iya, dikatakan oleh Kepala Dinas Pertanian tadi, ada 10 ribu batang cabai yang akan diberikan, satu batang cabai bisa menghasilkan 1,4 kilogram, kalau 10 ribu dikali 1.4 kilogram, kurang lebih bisa menghasilkan 14 ton. Seandainya harga Rp20 ribu per kilogram dikali 14 ton, artinya  dapat menghasilkan sekitar Rp2,4 Milyar," jelas mantan pedagang ayam potong tersebut di sela-sela acara Pencanangan Gertam Cabai dan Pertemuan dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Palembang di halaman UPTD PBB Seberang Ulu Jalan Tegal Binangun Lorong Swadaya Kelurahan Palju Darat Kecamatan Plaju, Kamis (6/4/17).


Namun dengan catatan, lanjut Harno,  bibit cabai yang telah diberikan dapat dipelihara dengan baik.


"Kalau cabai diperlakukan dengan baik, cabai pun akan baik pula dengan kita. Harus dipupuk dan disiram. Tak perlu repot-rot untuk pupuk, bisa pakai air bekas cucian beras, tanaman bisa subur," ujarnya.


Ia juga berpesan, mari kita manfaatkan pekarangan, jangan disia-siakan, kalau bapak ibu sudah berhasil jangan lupa bagi dengan  tetangga.


Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang, Harrey Hadi mengatakan  dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan di Kota Palembang sebagaimana diatur dalam Undang-Undang bahwa  menjadi  tangung jawab pemerintah untuk mengatur kebutuhan pangan masyarakat.


Terkait hal ini, pihaknya melakukan kerjasama dengan berbagai pihak, antara lain dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah VII Sumsel Babel, dan Tim Pengerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).


"Guna mensukseskan Gertam dan untuk mewujudkan Urban Farming, kami bekerjasama dengan Bank Indonesia,  program ini menstimulasi masyarakat memanfaatkan pekarangan untuk pertanian,"jelasnya.


Disebutkan dia,  dengan dana APBD,  ada sebanyak 10 ribu bibit cabai dalam polybag yang akan diberikan kepada masyarakat yang terdiri dari Kelompok Wanita Tani, PKK, dan Desa Wisma meliputi Kecamatan Kalidoni, Kecamatan Ilir Barat I, Kecamatan Ilir Timur I dan Kecamatan Kertapati.


Selain itu, masyarakat akan mendapat bantuan lagi sebanyak 1500 bibit cabai dari dana APBN melalui Dinas Pertanian dan Pertenakan Sumsel, yang akan diserahkan kepada Tim Pengerak PKK Kecamatan Gandus.


"Masih dalam hal ketahanan pangan, kami juga membantu sembako untuk 100 Kepala Keluarga  di 5 Ulu Kecamatan Seberang Ulu I," katanya.