Palembang - Dirgahayu Satuan Polisi Pamong Praja (PolPP) ke 67 dan Satuan Pelindung Masyarakat (Linmas) ke 55. Dalam perayaan tersebut dengan gagah puluhan SatpolPP menunjukan keahlian bela diri di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB), Selasa (4/4). Bahkan, ada juga beratrakrasi mematahkan besi, memecahkan es balok besar berlapis tiga, dan menghancurkan tumpukan batako berlapis dengan tangan kosong.

Sontak, para penonton yang hadir dalam upacara hari jadi mereka berdecak kagum, dengan kekuatan dan ketangkasan yang mareka miliki.

Walaupun demikian, mereka yang bertugas sebagai pelindungi dan menjaga keamanan harus humanis, ramah, dan tegas. Hal ini sesuai dengan apa yang diinginkan oleh Wali Kota Palembang, Harnojoyo.


"Satpol PP merupakan penegak peraturan daerah, namun dalam menjalankan tugas, harus memberlakukan masyarakat secara elegan, sopan, dan tidak terkesan arogan," ujar orang nomor satu di kota bericon Jampatan Ampera usai memimpin Upacara HUT Satpol PP dan Satuan Linmas kepada sejumlah wartawan.


Ia pun mengatkan, dalam bekerja Satpol PP dan Satuan Linmas sudah harusnya seperti, seorang dokter, dimana ketika melayani pasien sang dokter tentu bermuka manis, ramah, dan santun.  Dengan demikian, para penegak Perda dan pelindung masyakat kian dekat di hati masyarakat.


Tak luput, Harno pun mengucapkan selamat untuk kedua lembaga ini, agar selalu sukses dan dalam menajalankan tugas dapat memberikan yang terbaik kepada masyarakat.


Senada, Kasat Pol PP Kota Palembang, Alex Fernandius mengatakan dalam mengimplementasikan Peraturan Perundangan-undangan, bahwa Satpol PP dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat, dengan menegakkan Perda, seadil-adilnya, tentunya juga harus humanis. Yang jelas memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.


"Jangan arogan, kita yang melindungi, mengayomi dan melayani mayarakat," ujarnya dengan ramah.