Palembang - Guru honorer di metropolitan patut berbahagia, pasalnya Pemerintah Kota Palembang (Pemkot) melalui Dinas Pendidikan memberi tambahan intensif untuk pahlawan tanpa tanda jasa ini. Kepala Dinas Pendidikan Palembang, Ahmad Zulinto mengatakan hari ini 398 guru honorer kategori 2 sah diberi intensif Rp500 ribu per tri wulan dibayar. Intensif ini juga diperuntukkan bagi guru yang bertugas di daerah terpencil.

Sedangkan untuk guru hororer SMA juga mendapat, meski kewenangan SMA sekarang bukan di bawah pemerintah Palembang. "Tidak ada perbedaan, semua guru honorer kategori 2 mendapat intensif. Sebenarnya ada 3 jenis guru honorer itu, yakni pertama honor daerah (honda), honor kategori 2 dan honor sekolah. Honor kategori 2 ini merupakan guru honor sekolah yang sudah terdaftar di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Sementara untuk peluang menjadi PNS, diterangkan Zulinto, Palembang kekurangan banyak guru, untuk guru SD saja sebanyak 1200 guru, belum lagi untuk tingkat SMP atau SMA. Adapun saat ini  jumlah guru honorer kategori 2 di Palembang berjunlah 398. Artinya kekurangan tersebut bisa diambil dari mereka," ulasnya.

Ketua Forum Komunikasi Honorer Kategori 2 Palembang, Tri Ardiansyah Putra mengatakan  ilmu yang kami peroleh dari bangku sekolah hingga kuliah kami abdikan untuk kecerdasan anak murid. Meskipun gaji kami kecil. Kami ikhlas demi anak didik, kami berharap perhatian dari pemerintah. Kami tidak akan berhenti berjuang sampai kami diangkat menjadi PNS.

Sambung dia, selama ini meraka di gaji antara Rp150 ribu-Rp300 ribu per bulan dibayar dengan dana BOS per tri wulan. Bagaimana mereka harus menjalanka kehidupan, sementara kebutuham semakin banyak, kasihan sekali. Maka, guru honorer seharusnya mendapat apa yanh seharusnya mereka dapat.

"Saya hadir disini, yakinlah untuk memperjuangan nasib bapak dan ibu guru," pungkaanya.