Palembang - Pemerintah Kota Palembang akan menormalisasi Sungai Kubu atau Sungai Kebudayaan. Sungai ini berlokasi di Jalan Guberrnur HA Bastari, di RT 22, RT 26, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Seberang Ulu I. Wali Kota Palembang Harnojoyo, bersama pejabat Pemkot, relawan dan masyarakat bergotong royong di tempat ini, Minggu (19/2/2017).

Sungai Kubu penuh sampah, terutama enceng gondok serta rumput liar panjang-panjang. Sementara itu, drainase di perumahan warga sekitar anak sungai juga penuh sampah, dan mampet.

Sekitar dua jam bergotong royong dengan berjalan kaki lebih kurang 500 meter, Wali Kota Harnojoyo dan masyarakat tuntas menebas rumput dan membuang enceng gondok, serta sampah di Sungai Kubu.

Alat berat juga membantu mengeruk lumpur dan sampah yang mengendap di sungai tersebut.

Hasilnya, aliran air yang tadinya mampet, kini lancar. Rumput-rumput liar dan enceng gondok juga tak tampak lagi.

“Kalau tidak dibersihkan, saat hujan kawasan sekitar sini pasti banjir, karena air Sungai Kubu tidak mengalir lancar,” ujar Harnojoyo.

Ia mengatakan, meski sudah keroyokan lewat gotong royong, Sungai Kubu tetap akan dinormalisasi.

“Kita siapkan alat berat di sini, untuk menormalisasi sungai ini, dari rumput dan endapan lumpur. Perlu kami sampaikan juga, berdasarkan kesepakatan, sungai ini mulai sekarang kita ubah namanya. Dari Sungai Kubu menjadi Sungai Kebudayaan,” ujar Harnojoyo.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan dan ramah terhadap lingkungan.

“Mulai dari sekarang tetap jaga kebersihan sungai, Kalau sungai bersih dan asri kita juga yang senang, tapi kalau tercemar kita juga yg susah.” (*)