Palembang - Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Kesehatan menyiapkan dokter untuk melayani masyarakat di puskemas pembantu (pustu). Wali Kota Palembang, Harnojoyo, mengatakan, saat ini di Palembang ada 70 pustu. Tetapi, pelayanan belum maksimal. Karena selama 20 tahun lebih puskesmas tidak dilayani dokter, hanya ada perawat dan bidan.

"Mulai sekarang pelayanan dokter juga ada di Pustu. Dokter tersebut akan ditugaskan secara bergilir di pustu-pustu. Misal, Senin-Selasa di Sako, Rabu-Kamis di Plaju,” kata Harnojoyo, usai meresmikan Puskemas Sako dan Puskemas Multiwahana, serta Layanan Dokter Puskesmas Pambantu, dan Badan Layanan Umum  Daerah (BLUD) penuh, di Jalan Sangkuriang, Senin (06/02/2017).

“Nanti kalau sudah ramai, dari pustu bisa kita tingkatkan menjadi puskemas,” ujar Harnojoyo.

Ia mengimbau petugas Puskesmas dan Pustu dapat membina masyarakat agar menerapkan pola hidup besih dan sehat.

Hal ini sejalan dengan program gotong royong yang sudah diterapkan Pemkot dalam satu tahun terakhir ini.

"Bersih lingkungan tentu akan jauh dari penyakit. Jadi bukan banyaknya rumah sakit dan puskesmas yang ada tapi lebih ke menerapkan pola hidup sehat. Karena dengan sehat tidak harus ke rumah sakit atau ke puskesmas," kata Harnojoyo.

Pelaksana Tugas Kadinkes Kota Palembang, Letizia, mengatakan, selain layanan dokter di pustu, terdapat juga dokter spesialis di puskemas.

“Ada, di puskesmas disediakan juga layanan dokter spesialis. Mereka kita tempatkan di puskemas yang ramai. Misalnya Puskesmas Merdeka, Dempo, dan lainnya,” ujar Letizia.

Ia menyebutkan, saat ini di kota Palembang terdapat 40 puskemas. Satu puskemas di Tegal Binangun yang belum diresmikan. Sebanyak 11 puskesmas sudah terakreditasi, tahun ini 16 puskemas diakreditasi Target kita 2018 semua puskesmas sudah terakreditasi.

Sedangkan, Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), merupakan sistem pengelolaan keuangan mandiri yang turut meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.

"Dengan BLUD, puskesmas dapat mengelola keuangan sendiri. Termasuk puskesmas dapat melakukan pengadaan sendiri tanpa mekanisme penganggaran. Misal, pengadaan obat bisa dilakukan sendiri tanpa melibatkan Dinkes. Di Palembang, semua Puskemas sudah BLUD," Letizia menerangkan.

Kepala Puskemas Multiwahana, Dr Irma Wijaya Kusuma, mengatakan, pihaknya terus melakukan terobosan guna meningkatkan layanan kepada masyarakat. Baru-baru ini kami sudah melaunching layanan konsultasi kesehatan online berbasis Whatapps (WA) untuk masyarakat.

"Kami siapkan 2 dokter, 1 dokter umum dan 1 dokter gigi. Kedua dokter inilah yang akan berinteraksi langsung dengan masyarakat, yang akan menjawab konsultasi mereka di WA. Konsultasi ini dibuka setiap hari kerja mulai pukul 07:30 WIB-16.00 WIB. Ini nomor WA layanan kami:  082176343553," Irma menyebutkan.