Palembang - Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Kota Palembang akan memberikan pelatihan dan pendampingan bagi pengusaha pemula. “Tujuannya agar usaha kecil dan menengah (UMKM) pemula bisa berdaya saing,” ujar Kardiman, Sekretaris Dinas itu, Jumat (27/1/2017) di ruang kerjanya. Ia menerangkan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Provinsi, agar jika menggelar pelatihan, juga mengikutsertakan UMKM pemula.

Kardiman mengatakan, persoalan UMKM banyak. Antara lain terkait modal, kemas produk, pemasaran dan pembukuan.

Karena itu, dalam pelatihan nanti UMKM pemula akan diarahkan sesuai dengan bidang usaha mereka. Mereka juga akan diajarkan cara mengemas produk yang baik, jika memungkinkan dibantu permodalan dan pemasaran.

“Untuk Asian Games 2018 nanti akan kita sediakan stan-stan untuk UMKM. Pasti banyak yang mencari oleh-oleh khas Palembang, baik pernak-pernik, kerajinan, baju maupun makanan,” ujar Kardiman.

Sebagai tambahan, pertumbuhan UMKM di Kota Palembang 2010-2015 meningkat rata-rata 4,88 persen.

Pada 2010, UMKM berjumlah 28, 766 unit, 2011 berjumlah  29, 512 unit, 2012 berjumlah 30, 108 unit,  2013 berjumlah 31, 344 unit,  2014 berjumlah 32, 706 unit,  dan 2015 berjumlah 36, 411 unit.

Untuk omzet, rata-rata mengalami peekembangan sebesar 4,16 persen. Perinciannya, tahun 2010 sebesar Rp 20. 862. 162, tahun 2011 sebesar Rp 21. 404. 579, tahun 2012 sebesar Rp 21. 832.672.

Tahun 2013 sebesar Rp 22. 843.787, tahun 2014 sebesar Rp 23. 780.572, dan tahun 2015 sebesar Rp25. 559.345.

Sementara itu, pengusaha ikan lais, Ratna (45), mengatakan, ia berminat untuk mengikuti pelatihan UMKM bagi pemula yang akan diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, UMKM Palembang.

“Mau lah. Biar bisa mengembangkan usaha. Siapa tahu nanti usaha saya besar dan bisa masuk mal-mal,” ujar perempuan yang baru satu tahun terakhir ini memulai usahanya. (*)