SELAMAT DATANG DI WEBSITE PEMERINTAH KOTA PALEMBANG   SAMPAIKAN KRITIK, SARAN DAN KOMENTAR TENTANG PEMBANGUNAN DI KOTA PALEMBANG,EMAIL : KOMPLAIN.PALEMBANG@YAHOO.CO.ID. DAN KIRIM SMS : CARANYA KETIK : "PLG PESAN", KIRIM KE 0887-85168800 (DAPAT DIAKSES DARI SEMUA OPERATOR GSM/CDMA)    MARI BERSAMA WUJUDKAN PALEMBANG EMAS 2013-2018  
 
 
 

Waktu Palembang

 
 

Jadwal Sholat

Palembang
Imsak04:18 WIB
Subuh04:28 WIB
Syuruq05:49 WIB
Dzuhur12:01 WIB
Ashar15:27 WIB
Maghrib18:10 WIB
Isya19:24 WIB
2°59'LS, 104°47'BT
Ketinggian : 10 m
Arah kiblat : 65°27' (U-B)
 
 

Kalender

DESEMBER 2014
S S R K J S M
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31        
             
 
 

Pengunjung

Tahun ini318607
Bulan ini13601
Hari ini142
Online1
1259735
Sejak : 03/11/2009
 

Portal Nasional Republik Indonesia

Departemen Dalam Negeri RI

Bappenas

Departemen Komunikasi & Informatika RI

Provinsi Sumatera Selatan

Visit Indonesia 2009

KPPT

LPSE KOTA PALEMBANG

 

Telepon Penting

Kebakaran113, 312011
Ambulans118
Polisi110
SAR355111
RSMH354088
 
 

Jajak Pendapat

Sejutukah anda bila beberapa trayek angkutan yang ada di Kota Palembang di hapuskan ?
Setuju
Tidak Setuju
Tidak Tahu
 
 

Beranda > Sarana dan Prasarana

Sarana dan Prasarana

[Awal] [Sebelumnya] Halaman 1 / 7 [Selanjutnya] [Akhir]

Prasarana dan Sarana Daerah

Sarana yang ada di Kota Palembang terdiri dari sarana sosial, sarana umum, dan sarana perdagangan. Sarana perdagangan yang ada berupa pasar, petak, los dan pedagang kaki lima. Aktivitas yang terjadi pada sarana perdagangan  tersebut mulai dari aktivitas rendah dengan kegiatan sehari-hari (skala lokal) sampai dengan aktivitas tinggi. Sedangkan sarana yang berupa sarana peribadatan, sarana pemerintahan, sarana pendidikan serta sarana lainnya yang ada di Kota Palembang tersebar kurang merata dan sebagian belum dapat memenuhi kebutuhan penduduk Kota Palembang.

 

Sarana Pendidikan

            Sarana pendidikan yang terdapat di Kota Palembang, terdiri dari Taman Kanak-kanak 246 unit, Sekolah Dasar 348 unit, Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama 191 unit, Sekolah Menengah Umum 129 unit, SMK 49 unit, Ibtidaiyah 86 unit, Tsanawiyah 30 unit dan MAN 11 unit. Dilihat dari eksisting sebaran sarana pendidikan mulai  dari Taman Kanak-kanak sampai Sekolah Menengah Umum, hampir  menyebar pada tiap kecamatan di Kota Palembang.

Untuk melihat tingkat pelayanannya fasilitas pendidikan tersebut, maka dihitung perbandingan sarana pendidikan yang ada (eksisting) dengan jumlah penduduk pendukungnya berdasarkan standar kebutuhan fasilitas pendidikan yang dikeluarkan oleh Dirjen Cipta Karya Departemen Pekerjaan Umum.

 

 Sarana Kesehatan

            Sarana kesehatan yang tersedia Kota Palembang  pada tahun 2007 terdiri dari rumah sakit sebanyak 22 unit, puskesmas sebanyak 36 unit, puskesmas pembantu 69 unit, klinik bersalin 32 unit dan puskesmas keliling 15 unit, dan 1 unit puskesmas terapung tersebar hampir di seluruh wilayah perencanaan. Dari beberapa jenis sarana tersebut puskesmas pembantu merupakan sarana kesehatan yang terbanyak, terutama di Kecamatan Sukarami sebanyak 10 unit. 

 

 Sarana Peribadatan

Sarana peribadatan di Kota Palembang tahun 2007 terdiri dari mesjid sebanyak 663 unit tersebar hampir di seluruh kecamatan, langgar sebanyak 519 unit tersebar hampir di pusat-pusat lingkungan perumahan, mushola sebanyak 104 unit, gereja sebanyak 53 unit, pura sebanyak 12 unit dan wihara sebanyak 35 unit.   

 

 Sarana Olah Raga dan Rekreasi

Pada umumnya bangunan atau kawasan bagi fasilitas hiburan atau rekreasi tidak terdapat pada semua bagian wilayah kota, sehingga perlu digali potensi yang ada pada masing-masing wilayah kota tersebut. Untuk Kota Palembang, potensi yang ada dan perlu dikembangkan adalah Pulau Kerto di Kecamatan Ilir Barat II, kawasan Bukit Siguntang, kawasan Situs Karanganyar, hutan lindung Puntikayu, daerah Civic Centre sekitar Benteng Kuto Besak, Kawah Tengkurep, kawasan industri Minyak Plaju Sei Gerong, Industri Pupuk Pusri, serta kawasan tepian perairan sungai Musi yang perlu digali lebih jauh potensi yang dimilikinya. Sedangkan bangunan hiburan lainya seperti bioskop secara kuantitas sudah cukup yang diperlukan adalah peningkatan kualitas dan penyebarannya.

Sedangkan penyediaan fasilitas olah raga hendaknya memperhatikan skala pelayanan sampai tingkat kelurahan-lingkungan. Kebutuhan fasilitas dasar tersebut, adalah lapangan olah raga serba fungsi (sepak bola/voli/bola basket) dan gedung olah raga yang dapat disatukan dengan gedung kesenian. Penyediaan kebutuhan berdasarkan standar minimal dengan skala pelayanan tingkat kelurahan lingkungan bagi fasilitas olah raga dan pusat komplek fasilitas olah raga dengan skala pelayanan tingkat kota regional.

 

Share

[Awal] [Sebelumnya] Halaman 1 / 7 [Selanjutnya] [Akhir]


 
© 2011 Pemerintah Kota Palembang